Mereka
tidak membiarkan segala hal yang menghina, dan melecehkan Allah, Rasul,
dan Islam. Semangat mereka tetap hidup.
Kendatipun berbilang abad,
orang kafir musyrik Yahudi-Nasrani ingin menghapus dan menghilangkan
ghirah dan ruh jihad ummat ini.
Orang-orang
kafir musyrik, Yahudi dan Nasrani dengan segala daya dan upaya, yang
mereka miliki,ingin menghapus ghirah dan ruh Islam dari dada ummat.
Dengan berbagai cara. Tanpa henti-henti. Dari waktu. Sampai kehidupan
ini berakhir.
Karena
mereka ini tak lain, iblis dan setan, yang akan terus ada dan menggoda
Muslim, dan tujuan mereka, sampai Muslim dan Mukmin, menanggalkan aqidah
mereka.
Dengan teror kekerasan, penggunaan senjata, pembunuhan, pemenjaraan,
dan pengusiran, dan bahkan mereka, kafir musyrikin, Yahudi dan Nasrani,
bersekutu, dan bergandeng tangan, memiskinkan Muslim dan Mukmin. D
Dengan
kondisi miskin itu, mereka ingin mencabut nilai-nilai lslam dari dada
Muslim dan Mukmin, kemudian menjadi pengikut mereka, serta hidup di
dalam kekufuran. Bagaimana cara-cara mereka yang sangat keji, yang
mereka lakukan memiskin, dan menjajah negeri-negeri Muslim, hingga hari
ini.
Karakter
dasar yang sangat melekat yang dimiliki kafir musyrikin, Yahudi dan
Nasrani, tak lain, mereka akan menggunakan seluruh kekuatan dan potensi
yang mereka miliki, menghalangi umat manusia kepada jalan Allah Rabbul
Alamin.
Kafir musyrik, tidak akan pernah ridho, melihat manusia memegang kokoh
terhadap tauhid, dan hanya mengesakan Allah Azza Wa Jalla. Mereka akan
dengan segenap kekuatan yang mereka miliki, ekonomi, politik, militer,
dan budaya, akan terus memerangi Muslim dan Mukmin, agar menanggalkan
dinul haq (al-Islam), yang merupakan minhajul hayah (pedoman hidup) bagi
setiap Muslim dan Mukmin.
Sampai
hari akhir (kiamat) peperangan antara kafir musyrik, Yahudi dan
Nasrani, tidak akan pernah berakhir dan berhenti. Karena karakter dasar
mereka, yang menolak tauhid.
Seperti
Yahudi yang menjadikan Uzair sebagai tuhan mereka, dan Nasrani
menjadikan Isa sebagai tuhan mereka. Karena itu, para pengikut agama
tauhid, tidak akan pernah dapat bertemu para pengikut dan penyembah
kesyirikan dan ahlul bathil, sepanjang kehidupan. Karena karakter dasar
mereka secara asas berbeda.
Wahai
Muslim dan Mukmin! Bacalah, tadzaburi, dan hayati, kata demi kata,
secara terus-menerus yaitu Al-Qur'an, surah Muhammad, yang didalamnya
terkandung sebuah sikap dan pandangan yang sangat jelas oleh Allah Azza
Wa Jalla, tentang orang-orang kafir musyrik, Yahudi dan Nasrani, yang
disebutkan sepanjang kehidupan akan menghalangi manusia menuju jalan
tauhid, dan hanya menyembah kepada Dzat yang Maha Agung. Di surah
Muhammad itu, Allah Azza Wa Jalla, akan memberikan balasan bagi kafir
musyrik dan Mukmin, yang masing-masing akan mendapatkan janji-Nya.
Tak
ada mujamalah (bermanis-manis) muka dengan kafir musyrik, karena
karakter dasar mereka yang sesat, menyekutukan Allah Rabbul Alamin, dan
selalu berbuat maksiat, yang sangat besar, yaitu menyekutukan Allah
Rabbul Alamin.
Tidak
ada Muslim dan Mukmin bermanis-manis muka dengan kafir musyrik, dan
mereka telah secara terang-terangan menyatakan permusuhan dan perang
terhadap Allah Rabbul Alamin, dalam bentuk menyekutukan Dzat yang Maha
Kekal dan Maha Sempurna itu.
Maka
sepanjang sejarah kehidupan mereka akan selalu menciptakan makar,
kekacauan, perang, dan berbagai huru-hara, yang menyebabkan begitu
banyak kehancuran kehidupan di muka bumi. Mulai dari perang dunia I,
perang dunia II, perang di Timur Tengah, dan berbagai negara lainnya di
dunia, semuanya itu tak akan pernah lepas dari tangan-tangan
orang-orang kafir musyrik.
Sekarang
mereka memulai melakukan ujian bagi Muslim dan Mukmin, masih adakah
ghirah dan ruh jihadnya, dan dengan sengaja melakukan provokasi dengan
membuat film "Innocence of Muslim", yang menghina dengan sangat luar
biasa terhadap Rasul Shallahu Alaihi Wasalam?
Ini
hanyalah sebuah 'testcase" terhadap Muslim dan Mukmin, yang sebentar
lagi akan terjadi peperangan yang lebih besar, sesudah perang di Suriah.
Sam
Bacile bukan hanya menciptakan film "Innocence of Muslim", dan bukan
hanya sekadar menghina Nabi dan Rasul Shallahu Alaihi Wassalam, tetapi
ini sebagai "test case", dan skenario yang bakal terjadinya perang
besar.
Para
tokoh Yahudi, yang berjumlah 100 tokoh, sengaja membiayai film itu, dan
ingin melihat reaksi dan respon Muslim dan Mukmin di seluruh dunia.
Diprediksi
Nopember nanti akan terjadi perang besar, yang akan membakar seluruh
kawasan Timur Tengah, yang melibatkan berbagai kekuatan besar, di mana
ini sebagai skenario yang paling buruk dari kolaborasi antara
Israel-Iran, yang akan memporakporandakan tatanan baru di dunia Arab dan
Afrika, yang sekarang akan menjadi ancaman mereka, kafir musyrik dan
syiah, yang tak lain anak kandung Yahudi.
Anak
cucu keturunan Romawi dan Persi yang pernah dikalahkan oleh Mukminin,
mereka sejatinya akan terus berjuang dan ingin mengalahkan Mukminin.
Dengan kekuatan yang mereka miliki, mereka akan menyerang dengan
kekuatan mereka terhadap Mukminin, dan inilah yang akan menjadi
tanda-tanda akhir zaman. Di mana kekuatan-kekuatan kafirin musyrikin,
menggunakan kekuatan melawan Mukminin, di mana saja dalam bentuk perang,
yang tak mungkin dielakkan lagi.
Namun, ghirah, dhomir dan ruh jihad Muslim dan Mukmin masih hidup. Maka, ketika Sam Bacile membuat film "Innocence of Muslim",
yang dibintangi oleh Naoula alias Sam Bacile dan Anna Gurji,
mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari Muslim dan Mukmin di
seluruh dunia.
Buktinya,
Duta Besar Amerika di Benghazi (Libya), J.Christoper Stevens, bersama
dengan tiga orang anggota pasukan komando Amerika Serikat SEAL, dan
puluhan lainnya yang luka, akibat tembakan rudal terhadap konsulat
Amerika Serikat di Benghazi.
Ghirah Muslim dan Mukmin di berbagai belahan bumi, serentak melawan
segenap makar kafir musyrik Yahudi dan Nasrani itu, tanpa rasa takut
sedikitpun.
Sekarang
seantero dunia Islam menyambut skenario buruk yang akan dimunculkan
kafir musyrik Yahudi-Nasrani itu dengan penuh semangat. Wallahu'alam.
source
voaislam/senin,17sep2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar