Di luar dugaan Amerika dan Barat, puluhan ribu umat Islam di seluruh
wilayah Suriah turun dalam aksi demonstrasi pada Jum'at (7/12) kemarin.
Mereka secara bulat menyatakan dukungan kepada mujahidin Jabhah Nushrah.
Sebab mereka telah menyaksikan sendiri sepak terjang Jabhah Nushrah
sebagai pembela nasib kaum muslimin dari kebiadaban rezim Nushairiyah
Suriah.
Dukungan rakyat muslim Suriah terhadap Jabhah Nushrah merupakan suatu
hal yang sangat logis. Saat pesawat tempur, helikopter tempur, meriam,
dan tank rezim Suriah membantai puluhan ribu warga sipil yang tak
berdosa, Jabhah Nushrah membalas dengan bom-bom syahid yang menguncang
arogansi militer rezim.
Hal yang sungguh luar biasa dilakukan oleh umat Islam di kota suci
Al-Quds, Palestina pada Jum'at (7/12) kemarin. Ribuan warga muslim
menggelar aksi dukungan terhadap mujahidin Jabhah Nushrah.
"Dari masjidil Aqsha, tempat isra' nabi kita Muhammad shallallahu
'alaihi wa salam, kami sampaikan kebanggaan dan penghormatan kami kepada
saudara-saudara kami di negeri Syam, karena revolusi mereka sampai saat
ini masih bersih. Sesungguhnya revolusi mereka masih berada di tangan
mujahidin dan suci. Sampai saat ini revolusi mereka belum terkontaminasi
oleh tangan-tangan Amerika dan Eropa."
"Wahai hamba-hamba Allah, sesungguhnya yang merepresentasikan
revolusi di negeri Syam adalah mujahidin di lapangan, bukan Dewan
Nasional Suriah, bukan Dewan Koalisi Suriah dan juga bukan orang-orang
yang duduk-duduk bersama Amerika dan Eropa.
Sesungguhnya yang merepresentasikan revolusi di negeri Syam adalah
orang-orang yang mengangkat slogan "Sesungguhnya kami milik Allah,
sesungguhnya kami milik Allah". Mereka adalah orang-orang yang menyeru
"Ya Allah, ya Allah"." kata seorang pemimpin demonstran dalam orasinya.
Ribuan warga muslim kota Al-Quds menyambut orasinya dengan pekikan
"ya Allah, ya Allah. Kami tidak memiliki penolong selain-Mu, ya Allah."
Hai Bashar, hai Bashar, dengarkanlah…umat kami adalah umat yang merdeka.
Hai Obama, hai Obara, dengarkanlah…umat kami adalah umat yang merdeka.
Hai Khadar Brahemi, hai Khadar Brahemi, dengarkanlah…umat kami adalah umat yang merdeka.
Hai Khadar Brahemi, hai jagal, …umat kami adalah umat pejuang.
Allah Maha Besar dan kejayaan hanyalah milik Allah.
Allah Maha Besar dan kemenangan akan diraih revolusioner.
Allah Maha Besar dan kemenangan akan diraih mujahidin.
Allah Maha Besar dan kemenangan akan dirah orang-orang yang bertakwa.
Para demonstran serentak memekikkan seruan-seruan tersebut berulang
kali. Mereka membawa panji-panji mujahidin, bendera hitam dan bendera
putih dengan tulisan dua kalimat syahadat.
Semangat jihad dan penegakan syariat Islam yang diusung mujahidin
Jabhah Nushrah dan kelompok-kelompok mujahidin lainnya di Suriah kini
telah membawa angin kedamaian kepada kaum muslimin di Palestina.
Pemimpin demonstran dalam orasinya juga menyampaikan pesan yang
sangat menyentuh. Ia mengingatkan mujahidin Suriah untuk teguh
memperjuangkan syariat Allah dan tidak tertipu dengan permainan
demokrasi yang telah memperdaya partai-partai Islam di beberapa negara.
"Kami katakan kepada kalian, pembebasan Palestina adalah melalui
tangan-tangan kalian. Sesungguhnya kehinaan dan kekalahan yang kami
alami akan berakhir melalui tangan-tangan kalian. Janganlah kalian
tertipu, janganlah kalian terpedaya dan janganlah kalian lengah. Seorang
mukmin tidak akan terjatuh dalam lubang yang sama sebanyak dua kali."
"Janganlah kalian terpedaya sebagaimana Ikhwan terpedaya di Mesir,
Yaman, Libya dan Tunisia. Putuskanlah urusan kalian sendiri, berserah
dirilah kalian kepada Allah Rabb kalian, angkatlah tinggi-tinggi slogan
kalian "Islam adalah solusi". Tidak ada solusi selain Islam."
"Demi Allah, demi Allah, jika kalian yang di Syam tertipu, maka kami
tidak akan memaafkan kalian, kami tidak akan memberi ampun kalian.
Sesungguhnya setelah berserah diri kepada Allah, kami bersandar kepada
kalian dan revolusi kalian. Maka penuhilah panggilan Allah, maka
penuhilah panggilan Rasul-Nya dan hancurkanlah thaghut Bashar dan
tegakkanlah khalifah kaum muslimin yang menerapkan syariat Allah atas
kalian, menuntun kalian ke masjid (Al-Aqsha) ini dan membersihkannya
(dari zionis Yahudi)."
Allah Maha Besar dan kejayaan hanyalah milik Allah, pekik orator dan
disambut dengan pekikan serupa oleh ribuan demonstran di depan masjid
Al-Aqsha.
Jika rezim Nushairiyah Suriah tumbang dan negara Islam yang
menegakkan syariat Islam berdiri di Suriah, maka penjajah zionis Israel
akan menghadapi mujahidin Islam yang sesungguhnya. Khaibar, Khaibar
wahai orang-orang Yahudi, tentara nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa
salam akan kembali menghadapi kalian.
source
arrahmah/sabtu,8desember2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar